Tugas Mata Kuliah Bahasa Indonesia
"Sejarah dan Kedudukan Bahasa Indonesia"
Soal dan Jawaban
1. Kemukakan empat alasan menurut Prof. Dr. Slametmuljana, dipilihnya bahasa melayu
sebagai bahasa nasional?
Keempat alasan itu adalah sebagai berikut:
1) Faktor Sejarah. Bahasa Melayu sudah lama menjadi lingua franca di kepulauan Nusantara,
sebagai bahasa pergaulan, bahasa perdagangan, dan bahasa perhubungan umum. Dengan
demikian, persebaran pemakaian bahasa Melayu diperkirakan lebih luas dari pada bahasa
daerah yang besar itu.
2) Bahasa Melayu mempunyai sistem yang lebih sederhana dan tidak mengenal tingkatan-
tingkatan bahasa seperti dalam bahasa Jawa atau Bahasa Bali, atau perbedaan pemakaian
bahasa kasar dan halus seperti dalam bahasa Sunda atau bahasa Jawa. Dengan demikian,
bahasa Melayu relatif lebih mudah dipelajari oleh suku-suku bangsa lain di Nusantara.
3) Faktor psikologis. Yaitu suku Jawa, Sunda, dan suku-suku lain dengan sukarela bersedia
menerima bahasa Melayu sebagai bahasa Indonesia, yang notabene merupakan bahasa
nasional. Hal ini sekaligus menunjukka kesadaran suku-suku bangsa tersebut akan perlunya
sarana komunikasi nasional yang dapat mempersatukan seluruh bangsa tanpa menonjolkan
sikap kedaerahannya.
4) Kesanggupan bahasa itu sendiri juga menjadi salah satu faktor penentu.
2. Jelaskan kedudukan bahasa Indonesia sebagai bahasa Negara!
Dalam kedudukannya sebagai bahasa negara, bahasa Indonesia berfungsi sebagai:
1) Bahasa pengantar, di lembaga-lembaga pendidikan mulai dari taman kanak-kanak sampai
dengan perguruan tinggi di seluruh Indonesia kecuali daerah-daerah seperti Aceh, Batak, Sunda
Jawa, Madura, Bali, dan Makasar. Di daerah-daerah ini bahasa daerah yang bersamgkutan
dipakai sebagai bahasa pengantar sampai dengan tahun ketiga pendidikan dasar.
2) Sebagai alat perhubungan tingkat nasional, bahasa Indonesia di pakai sebagai alat komunikasi
timbal balik antara pemerintah dan masyarakat luas, alat perhubungan antar daerah dan antar
suku, dan juga sebagai alat perhubungan dalam masyarakat yang latar belakang sosial budaya
dan bahasa yang sama.
3) Sebagai alat pengembang kebudayaan nasional, ilmu pengetahuan, dan teknologi, bahasa
Indonesia adalah satu-satunya bahasa yang digunakan untuk membina dan mengembangkan
kebudayaan nasional yang memiliki ciri-ciri dan identitas diri. Di samping itu, bahasa Indonesia
juga dipakai untuk memperluas ilmu pengetahuan dan teknologi modern baik melalui penulisan
buku-buku teks, penerjemahan, penyajian pelajaran di lembaga-lembaga pendidikan umum
maupun melalui sarana-sarana lain diluar lembaga pendidikan.
3. Jelaskan aturan pemakaian bahasa Indonesia di ruang publik!
Jika berada di ranah publik penggunaan bahas Indonesia lebih diutamakan. Disaat yang sama,
harus adanya perlindungan bahasa daerah sembari memperkuat penguasaan bahasa asing.
4. Kemukakan alasan mengapa teks sumpah pemuda yang ketiga "menjunjung bahasa persatuan
Bahasa Indonesia" bukan "Kami putra putri Indonesia, mengaku berbahasa satu bahasa Indonesia"
Dalam pernyataan itu mencerminkan bahwa kebulatan tekad bangsa Indonesia untuk mengangkat
Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan atau bahasa nasional tanpa harus mengorbankan
bahasa-bahasa daerah.
5. Jelaskan sejarah perkembangan berbahasa melayu sebagai DNA bahasa Indonesia sebelum
peristiwa Sumpah Pemuda!
Pernyataan resmi Keputusan Seksi A bitur 8 dalam Kongres Bahasa Indonesia kedua di Medan
yang berlangsung 28 Oktober s.d. 2 November 1954 yang berbunyi, "Bahwa asal bahasa
Indonesia adalah bahasa Melayu. Dasar bahasa Indonesia adalah bahasa Melayu yang di
sesuaikan dengan pertumbuhannya dalam masyarakat Indonesia sekarang." Penggunaan bahasa
Melayu di Indonesia telah lama dipakai, bahkan sebelum adanya mama Indonesia dan masih
sebutan Nusantara. Bahasa Melayu sudah lama di pakai sebagai bahasa penghubung dan bahasa
perniagaan yang penyebarannya pun telah melewati wilayah nusantara.
6. Kedudukan bahasa Indonesia sebagai bahasa negara dan sebagai bahasa persatuan. Jelaskan
maksud dari pernyataan tersebut!
Bahasa Indonesia sebagai bahasa negara, Bahasa Indonesia memiliki kedudukan yang tinggi bagi
bangsa Indonesia. Bahasa Indonesia memiliki nilai historis, politis, nilai sosiologis, dan nilai estetis
yang tidak dapat dilepaskan dari keberadaan bangsa Indonesia. Bahasa Indonesia berfungsi sebagai
bahasa resmi kenegaraan yaitu dalam pidato resmi, dokumen resmi negara, dan pelaksanaan
upacara kenegaraan. Sebagai bahasa pengantar lembaga pendidikan, bahasa resmi dalam
perhubungan tingkat nasional serta bahasa resmi dalam pengembangan kebudayaan nasional, ilmu
pengetahuan dan teknologi modern.
Dengan adanya Indonesia sebagai bahasa persatuan, kita tahu bahwa hambatan komunikasi
antar suku bangsa yang berbeda latar belakang sosial, budaya, dan bahasa daerahnya dapat di
jembatani, dan segenap anggota masyarakat dari berbagai suku bangsa itu dapat di persatukan
kedalam satu kesatuan bangsa. Kenyataan itulah yang melatarbelakangi bahasa Indonesia diberi
kedudukan sebagai bahasa nasioanl. Untuk memperjelas kedudukan bahasa Indonesia sebagai
bahasa persatuan.